Tata Cara Menggunakan Siwak

Khasiatmanfaat.com – Pada artikel sebelumnya, sudah dikupas tentang Khasiat & Manfaat Siwak bagi Kesehatan. Nah yang jadi pertanyaan sekarang adalah, tahukah kalian bagaimana tata caranya menggunakan siwak? Saya yakin pasti masih banyak orang belum tahu bagaimana caranya menyikat gigi menggunakan kayu siwak. Oleh karena itu pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana tata cara menggunakan siwak yang baik dan benar.

Berikut ini adalah tata cara menggunakan siwak / miswak untuk menyikat gigi atau menggosok gigi.

Tata Cara Memakai Siwak:

1. Siapkan Batang Kayu Siwak

Siapkan batang kayu siwak yang akan digunakan untuk menyikat gigi. Kayu siwak ini dapat diambil dari akar, tangkai atau ranting pohon arak. Ukuran panjang kayu siwak yang ideal adalah antara 12-20 cm. Sedangkan diameter yang ideal tidak lebih besar dari ibu jari dan tidak lebih kecil dari jari kelingking. Kayu siwak yang baik untuk digunakan adalah yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut. Jika kalian tidak ingin repot, kayu siwak siap pakai sebenarnya bisa kalian dapatkan dengan mudah di berbagai tempat seperti di pusat oleh-oleh haji dan tempat lainnya.
Cara menggunakan siwak 1: Siapkan batang kayu siwak yang akan digunakan untuk menyikat gigi

2. Basahi Siwak Sebelum Digunakan

Sebelum dipergunakan, sebaiknya siwak dibasahi atau direndam ke dalam air terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar serabut siwak tidak terlalu kering sehingga tidak melukai gusi ketika digunakan untuk bersiwak. Air rendaman ini juga dapat dimanfaatkan untuk berkumur.
Tata cara menggunakan siwak 2: Basahi atau rendam siwak ke dalam air

3. Hilangkan Kulit Bagian Ujung Siwak

Hilangkan kulit dari kayu siwak pada bagian ujung yang akan dipakai saja kira-kira sekitar 1~2 cm. Cara menghilangkannya bisa menggunakan pisau atau mengikisnya dengan kuku, akan tetapi yang paling praktis adalah dengan mengunyahnya menggunakan gigi, kunyah bagian ujung yang akan dipakai hingga kulit terkelupas sekitar 1 hingga 2 cm saja.
Tata cara menggunakan siwak 3: Hilangkan kulit dari kayu siwak pada bagian ujung

4. Kunyah Ujung Siwak

Bagian ujung kayu siwak yang sudah dihilangkan kulit luarnya kemudian dikunyah hingga berjumbai atau berserabut seperti kuas. Bagian siwak yang sudah berjumbai seperti kuas ini kemudian dapat digunakan sebagai sikat untuk menggosok gigi, dan bisa juga digunakan untuk membersihkan lidah.
Tata cara menggunakan siwak 4: gigit ujung siwak hingga berjumbai

5. Cara Memegang Siwak yang Benar

Cara memegang siwak bisa dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan selera. Akan tetapi cara terbaik adalah dengan mencari posisi yang paling optimal untuk menghasilkan tekanan yang cukup bagi serabut siwak untuk dapat menjangkau kedalam tiap celah celah gigi, yaitu dengan tekanan perlahan yang tidak terlalu lemah dan juga tidak terlalu kuat.
Tata cara menggunakan siwak 5: cara memegang siwak

6. Mulai dari Gigi Bagian Depan

Cara bersiwak adalah dimulai dari gigi seri bagian depan, setelah itu lalu ke arah kanan dan dilanjutkan ke arah kiri. Gosokkan siwak dengan melakukan gerakan melingkar pada seluruh permukaan gigi bagian depan  maupun belakang, disertai gerakan atas bawah pada daerah gigi dan gusi, sampai ujung gigi bagian bawah.

Dengan dua gerakan ini, kita dapat melakukan gerakan yang sempurna yang mampu menghilangkan sisa-sisa kotoran dan bakteri penyebab plak, ulat gigi dan radang gusi. Lakukan juga gerakan menggosok pada gigi bagian rahang atas secara terpisah, lalu pada gigi bagian rahang bawah secara terpisah pula. Gerakkan siwak dari atas ke bawah pada rahang atas.

Sementara pada rahang bawah, dari bawah ke atas melewati gusi, guna melancarkan aliran darah. Pastikan semua bagian telah tersikat dengan baik sebagaimana kita menyikat menggunakan sikat gigi seperti biasa.
Tata cara menggunakan siwak 6: langkah-langkah

7. Perbarui Ujung Siwak Jika Diperlukan

Bagian serabut siwak yang sudah mekar karena terlalu sering dipergunakan sudah tidak dapat lagi digunakan, oleh karena itu disarankan hendaknya memperbarui ujung siwak tiap dua atau tiga hari sekali.

Hal itu dikarenakan ujung serabut yang telah dipergunakan sudah rusak dan kehilangan elastisitas, disamping itu kandungan kimiawi bermanfaat yang terkandung di dalamnya pun sudah melemah atau hilang. Yang paling baik setiap dua atau tiga hari ujung siwak selalu diperbaharui dengan cara memotong serabut yang telah rusak dan membuat serabut yang baru lagi agar daya keaktifan zat-zatnya selalu baik dan dalam kondisi maksimal.
Tata cara menggunakan siwak 7: perbaharui bagian ujung

8. Cuci Siwak dengan Air

Kayu siwak yang sudah selesai dipergunakan hendaknya dicuci dengan air. Fungsinya untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel, kemudian dikeringkan agar tidak mengalami pembusukan yang diakibatkan oleh sisa air yang masuk.
Tata cara menggunakan siwak 8: cuci setelah digunakan

9. Simpan Siwak di Tempat yang Bersih

Siwak hendaknya disimpan di tempat bersih dan terbuka dalam posisi berdiri, bukan di dalam wadah yang bisa mendorong tumbuhnya jamur. hadapkan ujung siwak atau bagian yang berserabut ke atas dalam posisi berdiri untuk menghindari perpindahan bakteri akibat kontak dengan alas yang kotor.
Tata cara menggunakan siwak 9: simpan di tempat terbuka

Nah demikianlah tadi tata cara menggunakan siwak yang baik dan benar. Mudah-mudahan bisa dipahami dan semoga bermanfaat.

Salam Sehat Selalu :-)

Protected by Copyscape Plagiarism Checker - Do not copy content from this page.





Kiriman Terkait:

Komentar
  1. AvatarMuhammad Rizky Aulia Maret 18, 2018 | Balas
  2. Avatarmuhammad fahris April 20, 2018 | Balas
  3. Avatardicky chanra Mei 12, 2018 | Balas
  4. AvatarMeia Mei 19, 2018 | Balas
  5. Avataraden Mei 26, 2018 | Balas
  6. AvatarAl Ba'abud Maghfun Juni 7, 2018 | Balas
  7. AvatarRefa Genda Juni 8, 2018 | Balas
  8. Avatarيوهن Juli 1, 2018 | Balas
  9. AvatarSaepul Agustus 29, 2018 | Balas
  10. AvatarFarras Februari 11, 2019 | Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *