19 Manfaat Alpukat, si Penjaga Kesehatan Jantung

Khasiatmanfaat.com – Buah alpukat atau biasa disebut juga dengan avokad adalah buah yang terbilang unik. Pasalnya, kebanyakan buah unsur utamanya terdiri atas karbohidrat, sedangkan alpukat tinggi akan lemak.

Sehingga tak salah jika buah alpukat kemudian dijuluki sebagai “butter fruit”. Alpukat adalah satu-satunya buah yang menyediakan lemak tak jenuh tunggal dalam jumlah yang besar. Bagi sebagian orang, buah alpukat termasuk buah yang dihindari untuk dikonsumsi karena kandungan lemak di dalamnya yang tergolong tinggi. Padahal pada faktanya lemak yang terkandung dalam buah ini justru merupakan lemak yang menguntungkan bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Buah Alpukat (Persea Americana)

Alpukat (Persea Americana)

Kandungan Gizi Buah Alpukat

Selain mengandung asam lemak tak jenuh tunggal, buah alpukat memiliki kandungan nutrisi yang sangat beragam, yaitu mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Alpukat adalah sumber vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, riboflavin, niasin, asam folat, asam pantotenat, magnesium, kalium dan serat. Disamping itu Alpukat juga menyediakan lutein, beta-karoten dan omega-3. Berikut ini adalah tabel kandungan zat gizi buah alpukat secara lengkap.

tabel kandungan gizi alpukat

Sumber: USDA Nutrient Database

Berikut ini beberapa khasiat dan manfaat buah alpukat bagi kesehatan.

Khasiat dan Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan

Manfaat Buah Alpukat Untuk Penyakit Kardiovaskular

1. Menurunkan Kolesterol dan Lemak Jahat

Buah alpukat mengandung asam lemak tak jenuh dalam jumlah yang tinggi yang mana berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Lemak tak jenuh ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dan kadar lemak jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) dalam tubuh. Studi terbaru yang dilakukan terhadap 45 responden yang mengonsumsi buah alpukat setiap hari selama seminggu hasilnya mampu menurunkan kolesterol LDL sebanyak 17% dan menaikkan HDL sebanyak 11%.

2. Mencegah Penyakit Jantung

Mengonsumsi buah alpukat dapat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung. Hal ini telah dibuktikan secara medis melalui penelitan yang dilakukan oleh Grundy (1987) mengenai terapi diet yang berbeda terhadap penurunan resiko penyakit jantung. Grundy membagi perlakuan menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pertama mendapat terapi dengan diet tinggi asam lemak tak jenuh tunggal, kelompok kedua mendapat terapi tinggi asam lemak tak jenuh ganda, dan kelompok ketiga mendapat terapi rendah lemak dan tinggi karbohidrat kompleks.

Hasil penelitiannya membuktikan ketiga metode tersebut dapat mengurangi kadar LDL. Namun, hanya kelompok terapi dengan diet asam lemak tak jenuh tunggal saja yang terjadi peningkatan kadar High Density Lipoprotein (HDL). Jenis asam lemak ini berperan sebagai “lemak baik”. Sebaliknya, diet tinggi asam lemak tak jenuh ganda atau diet rendah lemak dan tinggi karbohidrat kompleks menyebabkan peningkatan trigliserida darah yang berisiko memicu penyakit jantung. Penelitian lain yang dilakukan oleh Pieterse (2003) juga menyatakan bahwa asam lemak tak jenuh tunggal merupakan asam lemak yang membantu menurunkan resiko penyakit jantung.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan asam folat dalam buah alpukat dapat menjaga jantung Anda tetap sehat. Dalam sebuah penelitian, seseorang yang melakukan diet kaya alpukat mengalami penurunan kadar LDL dan kolesterol total yang signifikan. Bersamaan dengan itu, kadar HDL mengalami peningkatan. Melalui penurunan kadar LDL, kolesterol total dan peningkatan kadar HDL dapat menjaga jantung Anda tetap sehat dan terbebas dari timbunan plak pembuluh darah.

Studi yang diterbitkan oleh Mutiara Medika (2008) menyebutkan bahwa pemberian asam folat yang dikombinasi dengan vitamin B6 dan vitamin B12 dapat menurunkan kadar homosistein tubuh. Homosistein berperan dalam peningkatan stres oksidatif, kerusakan pembuluh darah, dan pemicu timbulnya plak. Karena itu, menurunnya kadar homosistein tubuh dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan membuat jantung tetap sehat.

4. Mencegah Penyakit Darah Tinggi

Disamping mencegah terjadinya penyakit jantung, kandungan lemak tak jenuh tunggal dalam buah alpukat juga bermanfaat untuk mencegah hipertensi. Alpukat merupakan buah yang banyak disarankan ahli kesehatan selama proses diet, khususnya diet hipertensi atau Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH). Tingginya kandungan kalium dan asam lemak tak jenuh tunggal pada buah alpukat menjadikannya sebagai salah satu buah yang dianjurkan untuk diet hipertensi.

5. Mencegah Stroke

Buah alpukat merupakan buah yang tinggi kalium. Kalium merupakan unsur mineral yang berperan dalam mengatur keseimbangan asam−basa tubuh, sintesis protein, dan penggunaan karbohidrat di dalam tubuh. Hasil penelitian dari Journal of the American College of Cardiology menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar 1600 mg mampu menurunkan resiko stroke lebih dari 20%. Jumlah kalium tersebut hanya setengah dari jumlah yang dianjurkan untuk konsumsi harian sebanyak 3500mg.

Manfaat Buah Alpukat Bagi Penderita Diabetes

6. Menstabilkan Gula Darah

Selain banyak disarankan ahli kesehatan untuk diet hipertensi, alpukat juga disarnakan untuk diet diabetes mellitus. Buah alpukat memiliki nilai glikemik load dan glikemik indeks yang rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes mellitus.

Kandungan lemak tak jenuh buah alpukat bermanfaat untuk memperlambat pemecahan karbohidrat menjadi gula, yang membantu untuk menjaga kadar gula dalam darah Anda stabil.

7. Anti Pendarahan

Buah alpukat mengandung vitamin K yang berfungsi juga sebagai anti-perdarahan. hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa vitamin K sangat bagus bagi penderita diabetes.

Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan Kulit dan Pencernaan

8. Sumber Antioksidan dan Memerangi Radikal Bebas

Kandungan vitamin C dalam buah alpukat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel akibat oksidasi radikal bebas. Vitamin C berperan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan di seluruh bagian tubuh. Sama halnya dengan vitamin C, vitamin E dalam buah alpukat juga berperan sebagai sumber antioksidan.

Studi yang diterbitkan oleh The Journal Men’s Health pada bulan Mei 1991 menyebutkan rendahnya asupan vitamin E berperan terhadap peningkatan kadar kolesterol, tekanan darah, dan resiko penyakit jantung.

9. Menyehatkan dan Meremajakan Kulit

Kandungan tinggi lemak tak jenuh tunggal dalam buah alpukat dapat membantu mencegah lapisan epidermis kulit mengalami kekeringan. Mengonsumsi lemak sehat akan membuat kulit Anda bersinar, meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Alpukat juga kaya akan kandungan Omega-9 yang bermanfaat untuk mencerahkan warna kulit, memperbaiki tekstur kulit wajah serta melawan kulit kemerahan dan iritasi.

Alpukat adalah sumber dari antioksidan karotenoid seperti alpha karoten, beta karoten, beta cryptoxanthin, zeaxanthin dan lutein. Senyawa penangkal radikal bebas memberikan perlindungan yang signifikan bagi kulit Anda dari garis-garis halus, kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya. Vitamin E membantu dalam mencegah kerusakan radikal bebas dari lemak oksidasi dalam sel-sel kulit Anda yang menyebabkan penuaan kulit. Sedangkan kandungan vitamin C dalam alpukat diperlukan untuk pembentukan elastin dan kolagen, yang mengikat sel-sel kulit dan menjaga kekencangan kulit.

10. Laksatif Alami Pencegah Konstipasi

Dalam 100 gram buah alpukat terkandung 6,4 gram serat. Kandungan serat dalam buah alpukat dapat memberikan efek kesehatan seperti efek laksatif atau memperlancar buang air besar, mengatur kadar kolesterol darah, dan mengatur kadar gula darah. Serat pangan berfungsi mengikat asam empedu sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, serat juga dapat menurunkan penyerapan gula dalam usus.

Manfaat Buah Alpukat selama Kehamilan

11. Mengurangi Resiko Cacat Lahir

Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Asupan folat melindungi dari resiko cacat tabung saraf dan keguguran. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa status folat seorang ayah sebelum konsepsi mungkin sama pentingnya. Dalam sebuah penelitian dari McGill University, kekurangan folat pada ayah dikaitkan dengan resiko 30% lebih tinggi kemungkinan bayi mengalami berbagai cacat lahir.

12. Mengurangi Resiko Depresi

Manfaat lainnya dari makanan kaya folat adalah meminimalisir resiko depresi. Folat membantu untuk mencegah kelebihan homosistein terbentuk dalam tubuh, yang dapat memblokir darah dan nutrisi lain untuk mencapai otak. Homosistein berlebihan dapat mengganggu produksi hormon serotonin, dopamine, dan norepinephrine, yang mengatur tidak hanya suasana hati, tapi tidur dan nafsu makan dengan sangat baik.

13. Mencegah Osteoporosis

Vitamin K sering dikaitkan dengan kalsium dan vitamin D ketika berpikir tentang nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang, bagaimanapun, makan diet dengan vitamin K adalah sama pentingnya. Vitamin K dapat meningkatkan kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi ekskresi kalsium. Kekurangan vitamin K telah dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari patah tulang. Satu-setengah dari buah alpukat menyediakan sekitar 25% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk vitamin K.

Manfaat Buah Alpukat Untuk Mencegah Obesitas

14. Membantu Menurunkan Berat Badan

Kandungan lemak sehat dalam alpukat membantu Anda untuk tetap merasa kenyang. Ketika Anda mengkonsumsi lemak, otak Anda menerima sinyal untuk mematikan nafsu makan. Ada beberapa bukti bahwa alpukat adalah makanan ramah penurunan berat badan.

Dalam sebuah penelitian, diperoleh fakta bahwa mengonsumsi alpukat sanggup memberi rasa kenyang dan menghilangkan selera untuk makan selama 5 jam berikutnya. Jika ini berlaku dalam jangka panjang, maka memasukkan alpukat dalam diet Anda dapat membantu Anda secara alami makan lebih sedikit kalori. Alpukat juga tinggi serat, dan sangat rendah karbohidrat, dua atribut yang juga membantu menurunkan berat badan.

Manfaat Alpukat Untuk Mencegah Berbagai Penyakit

15. Mencegah Penyakit Kronis

Berdasarkan studi dari Department of Internal Medicine and Nutritional Sciences Program of the University of Kentucky, konsumsi tinggi serat dikaitkan dengan penurunan secara signifikan terhadap resiko penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, diabetes, obesitas, dan gangguan pencernaan. Meningkatkan konsumsi fiber juga terbukti menurunkan tekanan darah dan level kolesterol, meningkatkan sensitifitas insulin, dan menurunkan berat badan bagi yang mengalami obesitas.

16. Melawan Kanker

Selain berperan menjaga kesehatan mata, karotenoid juga berperan mencegah terjadinya kanker dan penyakit jantung. Kandungan asam lemak tak jenuh tunggal pada buah alpukat bekerja sama dengan karotenoid untuk meningkatkan proses penyerapan karotenoid di dalam tubuh.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition menyebutkan bahwa kandungan asam lemak dalam alpukat dapat membantu peningkatan proses penyerapan beta karoten hingga 2,5 kali lipat. Buah alpukat juga kaya akan kandungan folat. Rendahnya tingkat folat telah terbukti meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Asupan makanan yang mengandung folat juga telah dipercaya dapat melindungi dari kanker usus besar, lambung, pankreas dan kanker serviks. Meskipun mekanisme perlindungan saat ini tidak diketahui, peneliti percaya bahwa efek protektif folat memiliki peranan terhadap produksi DNA dan RNA dan pencegahan terhadap mutasi yang tidak diinginkan. Satu-setengah dari buah alpukat menyediakan sekitar 20% dari asupan folat harian yang direkomendasikan. Artinya, resiko penyakit kanker dan jantung akan menurun dengan mengonsumsi buah alpukat.

17. Meningkatkan Kekebalan Tubuh dan Menjaga Fungsi Saraf

Vitamin B6 dalam buah alpukat berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan antibodi. Selain itu, vitamin B6 juga berperan menjaga fungsi saraf dan membentuk sel darah merah.

18. Menjaga Kesehatan Mata

Alpukat mengandung lutein dan karotenoid zeaxanthin, seperti alpha-karoten dan beta-karoten. Lutein dan zeaxanthin merupakan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Berdasarkan studi yang diterbitkan oleh Clin Dermatol (2009), lutein dan zeaxanthin berfungsi untuk mengatur panjang gelombang energi penglihatan dan berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah serangan radikal bebas terhadap mata.

19. Detoksifikasi Alami

Mengonsumsi serat secara teratur, sangat penting untuk ekskresi harian racun melalui empedu dan feses. Studi terbaru menunjukkan bahwa serat makanan juga mungkin memainkan peran dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan peradangan.

Cara Tepat Mengonsumsi Alpukat

Bagian yang dikonsumsi dari alpukat adalah bagian daging buahnya. Secara komersial, alpukat sering diolah menjadi jus. Jus alpukat dipercaya dapat memulihkan stamina tubuh dan memberikan rasa kenyang. Selain diolah menjadi jus, alpukat dapat diolah menjadi bubur buah untuk bayi, campuran sup buah, campuran salad buah, dan campuran es krim.

jus alpukat bermanfaat bagi kesehatan

Jus alpukat

Alpukat sebaiknya dikonsumsi sesuai anjuran. Karena tingginya kandungan energi dan lemak, sebaiknya Anda membatasi konsumsi alpukat sebanyak 200 gram sehari atau setara dengan 2 buah alpukat ukuran besar.

Alpukat dapat dinikmati dalam keadaan dingin atau dalam keadaan biasa. Jika Anda hendak menyimpan alpukat dalam lemari pendingin, pastikan bahwa alpukat sudah matang. Alpukat merupakan buah yang memiliki umur simpan pendek yaitu hanya tujuh hari pada suhu ruang. Sementara itu, apabila alpukat disimpan pada suhu 5° C, daya simpannya mencapai 30~40 hari. Namun, permasalahan yang sering terjadi adalah adanya chilling injury (kerusakan akibat penyimpanan dingin) saat alpukat disimpan lebih dari 10 hari.

Itulah tadi beberapa khasiat dan manfaat buah alpukat bagi kesehatan, sangat menakjubkan bukan? Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu :-)

Protected by Copyscape Plagiarism Checker - Do not copy content from this page.





Kiriman Terkait:

Komentar
  1. Avatari ketut Antara Agustus 31, 2015 | Balas
    • adminadmin September 1, 2015 | Balas
  2. AvatarB Hutomo Mei 8, 2018 | Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *